skip to main |
skip to sidebar

07.21

Unknown
No comments
Tanah diolah terlebih dahulu dengan digaru dan disebar pupuk kandang dengan dosis 0,5 – 1 ton / 1000m2.
- Tanah yang di gunakan adalah tanah berjenis Alluvial.
- Tanah yang telah diolah dibuatkan saluran air dengan lebar antara 40-50 cm dan memiliki kedalaman 50cm.
- Untuk
mengatasi pH tanah yang kurang, maka tanah harus diberi Dolomit kurang
lebih 1,5 ton/ hektare dan disebarkan di atas tanah dan biarkan selama
dua minggu.
- Untuk
mencegah agar tanaman bawang merah tidak terserangpenyakit layu maka
tanah harus ditaburi dengan GLIO 100gr dicampur dengan pupuk kandang,
lalu biarkan selama 1 minggu.
- Pilihlah
umbi bibit yang bagus. Biasanya ukuran umbi bibit yang bagus adalah
3-4gram. Umbi dan umbi bibit tersebut telah disimpan selama 2-3 bulan
dalam ikatan di mana umbi tersebut masih memiliki daun.
- Tanda-tanda bahwa umbi itu sehat adalah bentuk umbi yang tidak keropos, kulit umbinya tidak terkelupas dan berkilau.
- Umbi bawang merah mulai di tanam pada musim kemarau dengan jarak tanam 15cm x 15cm.
- Jika Umbi bawang merah di tanam pada musim hujan maka jarak tanamnya adalah 20cm x 15cm.
- Lubang tanam untuk menanam umbi bawang merah itu harus di buat setinggi umbi dengan menggunakan alat penugal.
- Masukkan
umbi bawang merah ke dalam lubang-lubang tanam dengan gerakan seperti
memutar sekrup, dan ujung umbi bagianatas tampak rata dengan permukaan
tanah.
- Setelah umbi itu ditanam, lakukanlah penyiraman dengan menggunakan embrat yang halus.
- Pemupukan
susulan dilakukan saat tanaman bawang merah telah berumur kurang lebih
10 sampai 15 hari dan pada saat tanaman berumur 30 – 35 hari.
- Pemberian
pupuk campuran dengan komposisi Urea 75-100kg/ ha, ZA 150 – 250kg/ ha
dan Kcl 75-100kg/ ha. Campuran pupuk ini di aduk rata dan disebarkan di
atas tanah sepanjang garis tanam.
- Agar
pertumbuhan bawang merah bagus maka tanaman bawang ini memerlukan air
dalam jumlah yang harus cukup untuk pertumbuhannya. Penyiraman di saat
musim kemarau dilakukan sebanyak satu kali dalam sehari, pagi hari atau
sore hari saja, sejak tanam hingga saatnya tanaman bawang tersebut
dipanen.
- Penyiangan
gulma yang hidup di sekitar tanaman bawang merah dilakukan minimal dua
kali dalam musim, yaitu pada saat menjelang pemupukan susulan.
- Kegiatan membumbun sebaiknya dilakukan pada saat tanamanbawang berumur 30 sampai 45 hari setelah tanam.
- Bawang
merah siap panen saat umurnya kurang lebih 60-70 hari setelah tanam
dengan tanda-tanda daun telah rebah atau batangnya telah lunak.
- Panen sebaiknya dilakukan saat cuaca cerah agar bawang merah tidak lekas busuk.
- Setelah memanen bawang merah yang diikat dalam ikatan-ikatankecil, jemurlah bawang merah ini selama 5-7 hari.
- Setelah kering, bawang merah siap dipasarkan.
0 komentar:
Posting Komentar